Vitamin C dapat turunkan kadar asam urat

VITAMIN C ternyata tak hanya penting untuk menjaga stamina tubuh. Penelitian terbaru membuktikan para pria dengan tingkat asupan vitamin C lebih tinggi memiliki risiko lebih rendah terserang penyakit asam urat atau gout dibanding yang kurang mengkonsumsi vitamin ini.

Gout adalah sejenis artritis atau radang sendi. Hal ini dapat menyebabkan serangan tiba-tiba, rasa terbakar, sakit, kaku dan pembekakan di sendi, biasanya di jempol kaki. Serangan ini bisa berulang-ulang pada penyakit gout yang tidak diobati.Seiring waktu penyakit ini ini dapat membahanyakan sendi, tendon dan jaringan lain. Gout umumnya menyerang pria suia 30-50 tahun dan wanita yang menopause. (Lihat tentang penyakit gout)

Bagaimana terjadi peningkatan asam urat ?

Hiperurisemia terjadi karena gangguan keseimbangan pada beberapa proses. Pertama adalah produksi asam urat dalam tubuh. Produksi asam urat berlebih disebabkan adanya kelainan proses metabolisme purin yakni, suatu senyawa yang dalam proses metabolismenya menghasilkan asam urat. Kedua adalah terjadinya suatu perubahan genetik sehingga mekanisme kontrol produksi purin terganggu, yang berakibat peningkatan asam urat darah. Makanan juga berperan terhadap peningkatan asam urat. Makanan tersebut adalah protein hewani khususnya jeron: babat, ampla,hati,otak,ginjal,jantung,limpa, dan sebagainya, juga ikan terutama ikan kalengan dan alkohol. Ketiga adalah gangguan pembuangan (ekskresi) melalui ginjal . Pembuangan asam urat melalui ginjal berkisar antara 60-70%, sisanya dibuang memalui usus. Apabila proses ini terganggu maka akan terjadi peningkatan asam urat darah. Ada beberapa obat yang dapat mengganggu proses pembuangan memalui ginjal yakni, obat-obat seperti diuretik tiazid, aspirin dosis rendah, juga alcohol, serta penurunan hormone estrogen pada wanita menopause.

Dr. Hyon Choi dan koleganya dari universitas British Columbia di Vancouver Kanada menjelaskan bahwa asupan vitamin C menyediakan pilihan lain yang bermanfaat dalam mencegah penyakit asam urat.

Di Amerika Serikat, penyakit ini nyaris menyerang sekitar 3 juta warga. Sebuah observasi atas 47.000 pria Amerika dari tahun 1986 hingga 2006 dengan beragam masalah kesehatan menemukan bahwa setiap 500 mg vitamin C yang dikonsumsi menurunkan risiko terkena gout hingga 17 persen.

Sementara itu. sekitar 70 mg vitamin C dapat Anda peroleh dari sebuah jeruk. Konsentrasi lebih tinggi dapat diperoleh dari pil suplemen.

Risiko makin berkurang hingga 45 persen bagi mereka yang mengonsumsi Vitamin C 1.500 mg per hari dibanding mereka yang mengonsumsi 250 mg per hari, kata tim yang dikepalai Choi yang sekarang mengajar di Universitas Boston, Amerika Serikat.

Sumber : Yahoo!Health”

Tag: gout, asam urat, radang sendi, vitamin C, Dr. Hyon Choi, penyakit asam urat atau gout, Hiperurisemia, diuretic, menopause

6 thoughts on “Vitamin C dapat turunkan kadar asam urat

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentLuv badge